MANFAAT FISIK DAN MENTAL DARI OLAHRAGA FUTSAL

0 komentar

Manfaat Bermain Sepakbola

Mari kita mulai dengan sepakbola secara general, sebelum kita menuju ke olahraga futsal. Pada tahun 2010 ada sebuah riset yang dilakukan oleh Prof. Peter Krustrup dan koleganya dari Copenhagen University tentang manfaat dari sepakbola untuk sarana menjaga kebugaran tubuh.
Riset ini membuktikan bahwa sepakbola memberikan banyak sekali manfaat kesehatan dan kebugaran tubuh yang terdapat pada olahraga lari, dan bahkan beberapa di antaranya lebih baik dari manfaat berlari.

Football forces you fit! There are so many health benefits to it, not to mention mental benefits too!
Sebagai contoh, sebuah studi melibatkan 47 orang bertekanan darah tinggi, sebagian didorong untuk bermain sepakbola, dan sebagian berlari selama satu jam 2 kali seminggu selama 3 bulan.
Ternyata bermain sepakbola adalah langkah yang baik, karena orang-orang yang bermain sepakbola berhasil menurunkan tekanan darah mereka 2 kali lipat dibandingkan yang berlari biasa – walaupun tekanan mental dan aura kompetitif dari sepakbola sebenarnya dapat menyebabkan stres!
Penurunan berat badan pada kedua kelompok tersebut hampir sama, namun tingkat kolesterol lebih rendah pada kelompok yang bermain sepakbola daripada para kelompok yang memilih olahraga running.
Studi lain bahkan membuktikan bahwa kepadatan tulang meningkat 2 kali lipat saat anda bermain sepakbola, dibandingkan dengan berlari saja.
Sebuah kemenangan mutlak untuk sepakbola, namun manfaatnya tidak berhenti sampai disitu.

Keuntungan Mental dari Sepakbola

Sepakbola tidak hanya memberikan manfaat jasmani yang lebih baik daripada berlari, olahraga ini juga lebih efektif dalam menyehatkan mental anda, hasil yang lebih lanjut dari riset Prof Peter Krustrup.
Mereka mengamati 6 kelompok pria dan wanita yang bermain sepakbola, dan menemukan bahwa kelompok tersebut merasakan “flow” yang lebih tinggi saat eksperimen.
Istilah “flow” ini memang tidak lazim, arti dari istilah “flow” adalah keadaan mental optimal yang terjadi di saat anda benar-benar serius dalam mengerjakan suatu hal yang menantang anda. Keadaan ini anda rasakan hanya pada saat anda benar-benar fokus, serius, termotivasi, dan bahagia dalam aktivitas yang anda lakukan.
Para psikolog percaya bahwa apabila anda mengalami keadaan “flow” secara reguler adalah kunci utama untuk mendapatkan hidup yang bahagia. Tentunya kita ingin mengalami keadaan “flow” sesering mungkin, dan kabar baiknya bagi para penggemar sepakbola: anda bisa mendapatkannya di hobi anda!
Olahraga sepakbola memiliki karakteristik menantang dan dinamis, sehingga sangat membutuhkan konsentrasi anda. Hal tersebut menjadikan sepakbola sebagai olahraga yang dapat melatih fisik dan mental di saat yang bersamaan. Secara singkat, sepakbola membutuhkan kita untuk menggunakan otak lebih keras dibandingkan dengan berlari / jogging.
Mungkin hal ini juga menyebabkan efek berikut: orang yang bermain sepakbola memiliki kekhawatiran lebih sedikit daripada orang yang hanya jogging. Saat diminta untuk menuliskan tingkat kecemasan mereka dalam skala 0-6, kelompok yang berlari memiliki angka rata-rata 4.0, sedangkan pemain sepakbola memiliki angka rata-rata 2.8. (Lucunya, hasil riset ini tidak berlaku untuk wanita – angka rata-rata kecemasan pelari dan pemain sepakbola tetap sama)
Beach Football Goal - Ihle Grange
Studi lain membuktikan bahwa wanita yang bermain sepakbola lebih sering berolahraga dibandingkan dengan para pelari, mungkin karena olahraga ini memiliki unsur sosial (menjadi anggota tim dan bersenang-senang bersama), sehingga menjadi motivasi tersendiri untuk berolahraga lebih teratur.

Futsal ternyata lebih bermanfaat daripada sepakbola!

Keuntungan di atas adalah manfaat yang didapat dari segala jenis permainan sepakbola, namun setelah diteliti lebih lanjut, ternyata futsal lebih bermanfaat lagi daripada sepakbola. Beberapa hasil riset menunjukkan bahwa olahraga futsal:
  • Menyebabkan pergerakan tubuh dengan intensitas tinggi pada para pemain
  • Memacu detak jantung yang tinggi (rata-rata detak jantung pemain saat permainan mencapat 80% dari detak jantung maksimum, bahkan dalam 15% dari total waktu permainan, jantung pemain dipacu sampai dengan 90% detak maksimum)
  • Memacu konsentrasi pemain karena situasi permainan yang lebih intens.
Tidak sulit mengetahui apa penyebab hal di atas. Faktanya, futsal memiliki situasi yang lebih intens, hal ini membantu anda tetap konsentrasi dan memberikan anda lebih banyak waktu beraksi (dengan dan tanpa bola).
Riset pada tahun 1998 mendukung fakta tersebut, dengan perbandingan statistik rata-rata dari 4 pemain yang bermain sepakbola dan futsal di bawah:
5-a-side vs 11-a-side Statistics
Hasil riset tersebut mengejutkan. Walaupun pertandingan futsal hanya berlangsung 60 menit, namun pemain futsal berlari sekitar 80% dari jarak tempuh pemain sepakbola yang bermain selama 90 menit. Bahkan dalam situasi dengan intensitas tinggi, pemain menempuh jarak yang hampir sama.
Dari statistik di atas, para pemain futsal hanya sedikit berjalan kaki/berdiri diam dan memperoleh 4.5 kali lipat jumlah sentuhan saat anda bermain sepakbola.

Kesimpulan:

Futsal adalah olahraga yang sangat baik untuk meningkatkan dan menjaga kebugaran tubuh. Futsal sudah terbukti memiliki kelebihan dibandingkan jogging dan fitness di gym untuk meningkatkan kebugaran tubuh secara general, sekaligus menurunkan tekanan darah dan kolesterol.
Selain itu, futsal juga memiliki manfaat mental dan membantu pengembangan dan perawatan mental seseorang. Biasanya jika seseorang adalah rekan tim yang baik di olahraga futsal, dia akan lebih mudah diajak bekerjasama di luar lapangan.
Ditambah lagi, futsal sangat menyenangkan, dan apabila anda adalah seorang pecinta sepakbola, bermain futsal jauh lebih menyenangkan daripada sepakbola karena anda akan mendapatkan sentuhan yang lebih banyak pada saat bermain. Tidak heran mengapa di zaman sekarang permainan futsal adalah olahraga yang paling cepat berkembang, dan mungkin tidak lama lagi akan menjadi salah satu olahraga terpopuler di dunia.

PRESSING, TAKTIK FUTSAL YANG MENJADI TREN SEPAKBOLA MASA KINI

0 komentar

Mayoritas dari tim sepakbola terbaik pada 5 tahun terakhir menerapkan gaya permainan menyerang dengan operan cepat sebagai fondasinya. Selain itu, pergantian posisi pemain dan bertahan dengan menggunakan pressing di area lawan juga menjadi salah satu taktik yang menentukan kesuksesan mereka. Anda dapat melihat tren ini pada Piala Dunia 2014 di Brazil kemarin. Cara bermain ini sebenarnya berasal dari futsal, bertahun-tahun sebelum taktik ini diterapkan pada sepakbola. Mengapa tim-tim terbaik sepakbola masa kini menggunakan taktik yang berasal dari futsal, dan mengapa secara taktis, sepakbola masih kalah dibandingkan dengan futsal? Contoh terbaik dari passing cepat dan pressing di area lawan adalah FC Barcelona pada masa keemasannya, 2008-2012. Dalam 4 musim tersebut, FC Barcelona berhasil memenangkan 14 trofi, termasuk 2 trofi Liga Champions. Kesuksesan ini juga menular pada tim nasional Spanyol, yang saat itu mayoritas adalah pemain FC Barcelona, dan membawa mereka memenangkan 3 kompetisi akbar dalam waktu 4 tahun, Euro 2008, World Cup 2010, dan Euro 2012. Pep Guardiola masih menggunakan taktik ini dan cukup mencapai sukses dengan Bayern Munich, walaupun tidak secemerlang Barcelona.
Di sektor penyerangan, tim Guardiola menggunakan umpan-umpan pendek yang berdasar pada beberapa fondasi. Para pemain harus memberikan support pada pemegang bola, dan secara konstan membentuk segitiga, serta mengalirkan bola dengan cepat untuk menyerang sisi lemah dari pertahanan lawan. Pemain asuhan Guardiola akan terus bergerak, mencari ruang di tengah pertahanan lawan untuk mengacaukan kekompakkan pertahanan lawan.
Selain itu, Guardiola juga sering bermain tanpa seorang striker murni, untuk memancing pertahanan musuh untuk menekan lebih ke depan, dan menciptakan ruang di belakang pertahanan mereka, yang akan dimanfaatkan dengan umpan terobosan. Taktik ini pertama kali dilakukan oleh pelatih futsal legendaris Brazil, Zego. Zego menciptakan sistem 4-0 di futsal pada era 1990. Tim asuhan Zego mengalirkan bola secara cepat dan bergerak secara konstan tanpa bola untuk mengambil keuntungan dari ruang yang tercipta di belakang pertahanan lawan, sesuatu yang akhir-akhir ini hilang dari FC Barcelona dan tim nasional Spanyol, sehingga performa mereka menurun.

Di beberapa musim terakhir, bukan hanya tim asuhan Guardiola yang menerapkan taktik futsal. Mayoritas dari pemain masa kini dapat menjadi efektif di seluruh sisi lapangan saat tim mereka sedang menguasai bola, atau bertahan dari serangan lawan. Pemain belakang dan penyerang bukan lagi seorang spesialis, mereka harus bisa bertahan dan menyerang sekaligus. Memang hal ini lebih terlihat dalam futsal, karena jumlah pemain yang sedikit dan ukuran lapangan yang lebih kecil, pemain harus terus bertukar posisi, dan semua pemain dapat menjadi pemain depan maupun belakang setiap saat.

Kebutuhan akan pemain serba bisa bahkan telah sampai pada posisi kiper. Pada olahraga futsal, operan bola dari kiper sangat vital untuk kekuatan serangan tim, namun tetap memegang peranan penting sebagai garis pertahanan terakhir. Kiper dituntut untuk keluar dari area gawang dan menutup ruang di belakang pertahanan. Hal ini sangat jelas terlihat pada Piala Dunia 2014. Manuel Neuer, kiper tim nasional Jerman, adalah salah satu yang terbaik dalam menjalankan peran ini.
Teknik futsal lainnya seperti tendangan dengan ujung jari (toe punt atau concong) dan kontrol bola menggunakan sol juga terlihat pada Piala Dunia 2014 kemarin. Akhirnya kita sampai pada pertanyaan: Mengapa hal ini menjadi trend?

Seiring waktu, kebugaran pemain semakin meningkat, dan mereka dapat berlari lebih banyak. Selain itu perkembangan taktik sepakbola juga memicu pelatih dan pemain untuk mencari cara bertahan yang lebih baik dari seraangan musuh. Dengan pressing di area lawan ataupun dengan menunggu di area sendiri, sistem pertahanan masa kini berfokus pada satu hal: mengurangi jarak antar lini dan menutup ruang yang ada di tengah lini pertahanan, supaya lawan harus bermain dalam ruang yang sempit, dan menyulitkan mereka untuk melakukan pergerakan bebas.


Sepakbola dan futsal adalah permainan yang berdasarkan pada konsep ruang. Saat menyerang, tujuan anda adalah untuk menciptakan ruang, dan pada saat bertahan, tugas utama anda adalah untuk menutup seluruh ruang yang ada. Ruang kosong-lah yang selama ini membuat para pemain dapat memberikan tontonan yang luar biasa di lapangan hijau. Seluruh keputusan dan pergerakan yang dilakukan pemain, semua berdasarkan pada ruang yang ada. Pada olahraga futsal, para pemain sangat terbiasa dengan ruang yang sempit. Itu adalah rumah mereka, dan secara natural, para pemain futsal memiliki kemampuan untuk bertahan hidup di ruang sempit tersebut. Seiring waktu berjalan, ruang pada permainan sepakbola terus berkurang, pada akhirnya mereka harus menerapkan taktik futsal pada permainan mereka. Kalau anda ingat-ingat lagi setiap pemain sepakbola yang hebat, mereka semua memiliki 1 kemampuan yang sama, yaitu keahlian untuk bermain di ruang yang sempit. Oleh karena hal tersebut, futsal akan selalu lebih maju daripada sepakbola dalam menghadapi ruang sempit, dan pada akhirnya taktik futsal pun akan terus diadopsi dalam sepakbola.

Salah satu hal yang juga sudah diterapkan dalam latihan para klub sepakbola, adalah dengan melatih para pemain dalam permainan skala kecil, daripada hanya sesi latihan tanpa lawan. Hal ini sangat meningkatkan kecepatan berpikir dan pengambilan keputusan dari pemain. Hal inilah yang menjadi kunci kesuksesan tim nasional Spanyol (futsal dan sepakbola) serta Pep Guardiola di Barcelona. Hal tersebut juga didukung oleh studi yang menyatakan, bahwa cara inilah cara yang terbaik untuk berlatih, tidak hanya di sepakbola, namun untuk semua jenis olahraga.

Sejarah Singkat Aston Villa

0 komentar


Aston Villa Football Club adalah Maret 1874 anggota Palang Wesley Chapel Villa, sekarang bagian yang didirikan oleh Handsworth di Birmingham. Keempat pendiri dari Aston Villa, Jack Hughes, Frederick Matthews, Walter dan William Harga Scattergood. Pembuka Aston Villa adalah tim rugby lokal melawan Aston St Mary Brook. Karena keadaan permainan bahwa Villa telah setuju ke sisi untuk bermain untuk pertama kalinya sejak aturan untuk rugby, dan setengah lainnya sesuai dengan aturan football.Villa cepat menjadi salah satu tim terbaik di Midwest dan memenangkan pertamanya judul di Birmingham Senior Piala pada tahun 1880, Kapten George Ramsay Scot. Foto cokelat menyembunyikan dengan struktur usia besar basis di antara pepohonan. Di latar depan sebuah layar besar dikelilingi dengan lima trofi. Pada kedua sisi layar adalah 8 orang. fun88
Aston Villa tim 1890. Klub ini memenangkan Piala FA pertama mereka pada tahun 1887, kapten Archie Hunter sebagai salah satu nama terbesar di rumah. Aston Villa adalah salah satu dari dua belas tim yang berpartisipasi dalam liga sepak bola pertama di 1888, salah satu klub terkemuka adalah William McGregor, pendiri liga. Aston Villa dan merupakan klub paling sukses di Inggris adalah era Victoria, memenangkan lima gelar liga dan tiga Piala FA, pemerintahan Ratu Victoria.In 1897, Villa menang dua kali ditunda. Bahkan, ia menemukan bagian bawah Aston [15] Para pendukung nama "Villa Park". tidak ada pernyataan resmi terdaftar tanah di Villa Park Aston Villa memenangkan Piala FA keenam mereka di tahun 1920, tak lama setelah klub penurunan lambat yang mengarah ke Villa, dan salah satu klub paling terkenal dan sukses di sepak bola, di zona degradasi untuk pertama waktu dimulai pada 1936 ketika divisi kedua. Ini adalah terutama menyedihkan pendaftaran defensif. Ditambahkan 110 game 42 gol, tujuh di antaranya Arsenal Ted Drake 1% kekalahan terkenal di Villa Park Seperti semua klub Inggris hilang, Villa tujuh musim di Perang Dunia Kedua, konflik menyebabkan beberapa awal karir. Tim ini dibangun kembali di bawah mantan pemain Alex Massie untuk akhir tahun 1940. Aston Villa, hadiah pertama dalam 37 tahun adalah musim 1956 jika lain mantan pemain Villa, Eric Houghton membawa klub ke rekor kemenangan ketujuh Piala pemain 'Busby Babes' dari Manchester United di tim final.The berjuang di liga, namun menjatuhkan dua tahun kemudian, terutama karena puas. Tapi kepemimpinan manajer Joe Mercer, Villa kembali ke Divisi Champions elit pada tahun 1960. Menang di musim berikut untuk tim pertama Aston Villa di Piala Liga. Mercer terpaksa keberangkatan di tahun 1964, campuran kuat waktu. Klub paling sukses di Inggris fun88 tidak langkah dalam permainan modern yang diselenggarakan dengan Villa untuk ketiga kalinya oleh Dick Taylor pada tahun 1967, telah jatuh. Musim berikutnya para fans berpaling ke Villa pengunduran diri pemerintah selesai divisi 16 dan kedua. Bila memasang hutang dan tenggelam Villa untuk bagian bawah Divisi Dua dipecat di papan Cummings (manajer dipekerjakan untuk menggantikan Taylor), dan dalam beberapa minggu seluruh dewan mengundurkan diri di bawah tekanan luar biasa dari fans. Setelah banyak spekulasi, membeli klub kontrol pasar keuangan di London, Pat Matthews, yang juga membawa Ketua Doug Ellis. Namun, pemilik baru tidak dapat mencegah degradasi Villa ke divisi ketiga untuk pertama kalinya pada akhir musim 1969. Namun, kota mulai pulih secara bertahap di bawah pimpinan mantan kapten tim, Vic Crowe dalam musim 1971, ia kembali ke Divisi II Liga Champions dengan rekor 70 poin. Pada tahun 1974 Ron Saunders telah ditunjuk sebagai manajer. Manajemen merek dagang mabuk-Nya efektif, dan klub memenangkan Piala Liga musim depan dan akhir, periode 1974-1975 yang liga top di Eropa. Di latar depan dua orang berada dalam mangkuk besar, syal coklat dan merah medali di lehernya. Beberapa dari mereka adalah pemain dari sepuluh pakaian Medali tahun dan syal Tim memenangkan Piala Eropa pada tahun 1982 merayakan 25th Anniversary nya kemenangannya. Villa kembali ke Saunders elit untuk menciptakan bahkan tim pemenang. Ini ketujuh dengan kejuaraan di tingkat tertinggi tahun 1980 keluar. Untuk yang mengejutkan komentator dan fans, Saunders tetes terakhir pertengahan 1981 setelah musim kepada Presiden, Villa-perempat dari Liga Champions. Dia menyukai suaranya, Tony Barton, yang menggantikan klub hingga 1% u20130 Juventus akhir Piala Eropa di Rotterdam, yang dipimpin oleh gol Peter Withe dari laba. Musim berikutnya, Villa dimahkotai juara Piala super dikalahkan di final di Barcelona. Ini berarti bahwa KTT, di mana Villa dan nasib dari sebagian besar dekade, pada tahun 1980 menurun, yang menyebabkan runtuhnya 1987.This diikuti oleh promosi tahun berikut di bawah Graham Taylor dan peran musim 1989 Divisi Pertama pelari Villa adalah anggota pendiri dari Premier League pada tahun 1992 dan berakhir di tempat kedua Manchester United musim pertama. Akhir abad, namun, pergi melalui tiga direksi Villa yang berbeda dan posisi mereka itu tidak sesuai, di liga, tapi menang Piala Liga dua dan Piala UEFA, karakter biasa. Villa mencapai final Piala FA pada tahun 2000, namun kehilangan 1% Chelsea di pertandingan terakhir yang dimainkan di Stadion Wembley lama. Posisi ulang Villa akan bervariasi dari pemimpin liga, dan pada musim panas tahun 2006, puncaknya saat David O'Leary meninggalkan kepahitan. Setelah 23 tahun, presiden dan pemegang saham mayoritas (38%), Ellis akhirnya memutuskan untuk menjual sahamnya ke Aston Villa, karena alasan kesehatan. Setelah banyak spekulasi bahwa klub telah membeli seorang pengusaha AS Randy Lerner, pemilik seri NFL Cleveland Browns. adalah pemilik baru dan manajer Martin O'Neill adalah awal dari sebuah periode baru optimisme di Villa Park dan perubahan radikal dalam label belakang klub, promotor, dan perubahan baru dalam tim yang diambil pada musim panas 2007. Lerner pertama Piala pada tahun 2010 ketika ia dipukuli di vila dari 2% di final liga. kehilangan Villa untuk kali kedua selama perjalanan dari Wembley FA 3% Chelsea semifinal Piala. hanya lima hari sebelum periode pembukaan tahun 2010 O'Neill, manajer segera mengundurkan diri. Cadangan-manajer tim Kevin MacDonald mengatakan Grard Houllier sebelum klub ditunjuk konduktor utama pada bulan September 2010.

NIKMATILAH SEPAKBOLA DAN FUTSAL, DARIPADA MARAH-MARAH DI LAPANGAN!

0 komentar

Coba bayangkan,  Anda sedang pergi ke bioskop dengan teman-teman anda. Anda sudah tidak sabar untuk menonton film box office namun di tengah-tengah perjalanan itu anda mendapat perlakuan tidak baik dari kasir tiket, anda mendapatkan popcorn anda setelah menunggu 30 menit, dan lebih daripada itu, anda melewatkan beberapa menit film anda karena hal tersebut.
Anda memiliki 2 cara untuk menghadapi situasi ini : a) menerima situasi yang terjadi dan menganggapnya sebagai hanya salah satu hari buruk anda, atau b) marah dan memaki sang kasir, dan masuk ke studio dengan mood yang buruk-merusak film dan suasana bagi anda dan teman-teman anda.
Hampir semua orang akan memilih opsi (a) karena opsi (b) itu cukup gila dan bodoh untuk orang-orang yang masih waras.
Tentu saja hal tersebut terlihat gila, namun setiap pemain sepakbola atau futsal seringkali melihat reaksi gila terhadap hal-hal kecil yang terjadi di lapangan, dan sebagian dari kita bahkan adalah pelakunya! :)
Being angry not only makes you a drag on everyone else's enjoyment, it also makes you look ridiculous

Mengapa Anda Marah Karena Sebuah Pertandingan Sepakbola??

Anda mungkin dapat beralasan, “Pergi ke bioskop tidak sama dengan pertandingan sepakbola atau futsal – tidak ada tekanan mental, kontak fisik, dan menang atau kalah.”
Hal tersebut cukup masuk akal dan bisa diterima. Namun jika anda benar-benar berpikir kembali, jadwal futsal atau sepakbola anda adalah salah satu kegiatan dimana anda seharusnya bersenang-senang. Anda tidak membayar sewa lapangan hanya untuk marah-marah, ataupun untuk merusak hari anda dan teman-teman.
Ingatlah, saat anda memilih untuk bermain sepakbola atau futsal dibandingkan dengan kegiatan lainnya, anda harus menikmatinya. Sama seperti berkunjung ke bioskop, anda pergi untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman anda: itu yang anda inginkan, dan anda membayar untuk itu. Bukankah hal tersebut seharusnya menjadi menyenangkan?
Cobalah lakukan hal-hal berikut supaya anda tetap tenang dan menikmati saat-saat bermain anda.

1. Berkenalanlah, dan ciptakan teman baru bagi anda

Anda harus berkenalan dengan teman setim, lawan anda, dan wasit (jika ada). Setelah anda mengenal mereka, anda akan menyadari bahwa mereka semua sama seperti anda, mereka ingin bermain sepakbola dan menikmati permainan.
Untuk berkenalan dengan orang-orang tersebut tidak sesulit yang dibayangkan. Sedikit perbincangan dengan wasit, teman ataupun lawan anda dapat membuka percakapan lainnya, dan anda dapat mengenal mereka lebih dekat.
Mengenal orang-orang tersebut sangat mempengaruhi sudut pandang anda – anda akan berhenti melihat mereka sebagai “musuh” dan sebaliknya, mereka juga akan mengenal anda sebagai orang yang baik juga.

2. Bersantailah

Banyak stress dan tekanan berasal dari ekspektasi yang berlebihan atas pertandingan yang kita mainkan. Beberapa ekspektasi tersebut sebenarnya tidak realistis.
Apabila setiap pemain dapat menerima hal-hal berikut, suasana lapangan akan terasa lebih nyaman :
  • Menang atau kalah, seringkali tidak ada artinya bagi hidup anda. Yang terpenting adalah anda berusaha semaksimal mungkin, maka kekalahan pun akan terasa lebih ringan.
  • Anda tidak akan merusak kualitas diri anda jika anda bermain buruk; sikapi hal tersebut sebagai masukan bagi diri anda untuk meningkatkan permainan anda di lain waktu.
  • Semua orang membuat kesalahan : teman setim anda, lawan anda, wasit, dan anda sendiri. Tidak ada yang sempurna, dan tidak ada yang melakukan kesalahan dengan sengaja, jadi belajarlah untuk bertoleransi.
  • Kekurangan skill dari seseorang disebabkan oleh kurangnya bakat atau latihan: marah ataupun memaki mereka tidak akan menjadikan mereka bermain lebih baik dan lebih hebat.
  • Anda adalah orang yang bebas – tindakan orang lain tidak menentukan tindakan anda. Anda, bukan orang lain, bertanggung jawab atas tindakan dan pikiran anda sendiri.
  • Serahkan keputusan & keadilan di tangan wasit – mereka berusaha sebaik mungkin, dan memaki serta menganiaya mereka tidak akan membantu anda sama sekali. Mereka adalah orang yang memiliki kekuasaan absolut di lapangan – hormatilah mereka. Dewasalah, apapun hasil keputusan yang dikeluarkan wasit, terimalah dan bersalamanlah dengan wasit setelah pertandingan usai.
  • Pada olahraga ataupun hidup, semua tidak selalu berjalan dengan adil; orang-orang terbaik tidak selalu mendapatkan tempat teratas, namun untuk marah akan hal tersebut tidak akan membantu dan mengembangkan diri anda.

 

3. Komunikasi

Menahan dan memendam amarah dapat berujung pada ledakan emosi. Jangan biarkan hal tersebut terjadi pada anda. Komunikasikanlah masalah anda dengan tenang, jelas dan positif. Bentuklah hal tersebut menjadi hal yang konstruktif. Kebanyakan orang akan senang menerima masukan dari anda, dan dapat meningkatkan permainan mereka.

4. Salurkan kemarahan anda dengan positif

Memang terkadang kita tidak bisa mengontrol kapan munculnya amarah tersebut. Namun, kita bisa menyalurkannya dengan cara positif. Kemarahan dapat menjadi energi yang disalurkan ada mindset yang membangun, meningkatkan fokus kita, dan membuat kita mau berusaha lebih keras dari sebelumnya.
Gunakan kemarahan anda untuk meningkatkan performa anda sendiri, tanpa harus dilampiaskan kepada teman-teman anda. Ingatlah, performa mereka tidak mempengaruhi performa individual anda.

5. Ucapkan maaf dan tersenyumlah! :)

Semua orang membuat kesalahan, bahkan pemain terbaik sedunia sekalipun. Saat anda melakukan kesalahan, atau melanggar musuh anda, jangan lupa mengucapkan maaf, dan tersenyumlah. Maka di lain kesempatan teman setim anda, ataupun lawan anda juga akan melakukan hal yang sama. Suasana permainan akan menjadi jauh lebih baik, bahkan saat anda bermain pada intensitas yang tinggi.

Akhir kata – kendalikanlah diri anda, dan bertindak seperti yang anda inginkan dari orang lain

Kemarahan akan merusak suasana futsal atau sepakbola anda, dan lebih buruk lagi, dapat menjauhkan orang lain dari olahraga itu sendiri. Semua orang ingin bermain sepakbola, menikmatinya, tanpa harus berujung pada konfrontasi dan perkelahian.
Beberapa pemain seperti Roy Keane memang meng-konfrontasi dalam setiap waktu (ingat saat dia meludahi Patrick Vieira, ataupun melakukan tendangan karate pada supporter?). Namun, coba anda bayangkan. Apakah anda ingin bermain bersama ataupun melawan seseorang seperti itu setiap minggunya? Santai lah bro, kendalikan diri anda, nikmatilah sepakbola, dan hindari insiden seperti ini – kekerasan bukanlah bagian dari sepakbola.

Casuals

0 komentar



Casuals merupakan salah satu bagian dari budaya didalam sepak bola, yang identik dengan hooligansime dan pakaian-pakaian mahal bermerek. Sub kultur ini lahir pada akhir dekade 70-an, di Britania Raya, dimana ketika itu banyak para hooligan klub-klub sepak bola, mulai mengenakan pakaian-pakaian mahal untuk menghindari perhatian polisi. Mereka tidak lagi mengenakan atribut-atribut beraroma logo-logo klub kesayangan, agar tidak dikenali, sehingga lebih mudah untuk menyusup kelompok musuh dan untuk masuk kedalam pub.

Jenis-jenis musik yang disukai oleh para Casuals pada akhir dekade 70-an adalah Oi!, Mod, dan Ska. Tak heran, karena beberapa Casuals itu merupakan pengikut dari sub kultur skinhead, mod, dan rude boy. Pada era 80-an, selera musik Casuals bersifat eklektik alias campur-campur. Pada akhir dekade 80-an dan 90-an awal, mereka cenderung menyukai scene Madchester (co: The Stone Roses), dan Rave. Dan di era 90-an saat sub kultur alternatif baru yang bernama Britpop, yang digunakan untuk melawan arus Grunge, para Casuals ini pun menjadi penggemar Britpop.

Ada pengaruh kuat dari budaya Rave terhadap Casuals, rave sendiri cenderung menyerukan perdamaian, sehingga banyak dari Casuals ini yang mengenakan pakaian-pakaian khas mereka, namun justru menjauhkan diri dari tindak hooliganisme. Kadang-kadang banyak band-band yang bergaya Casuals saat dipanggung dan dalam sesi pemotretan, seperti yang dilakukan Damon Albarn dan kawan-kawan di BLUR dalam video “Parklife” Sejak itu Brutal pop khas BLUR (kadang disebut juga indie rock) telah menjadi jenis musik yang paling disukai oleh Casuals.

SEJARAH

Sejak pertengahan dekade 50-an, para pendukung sepak bola di Inggris sudah mulai terpengaruh dengan gaya berpakaian Teddy Boys, yang tumbuh pada masa itu. Dan asal-usul budaya Casuals sendiri dapat dilihat dalam sub kultur Mod pada awal 60-an. Para pemuda pengikut sub kultur Mod, mulai membawa gaya berpakaiannya ke dalam teras sepak bola. Kemudian pengikut-pengikut sub kultur lain seperti Skinhead juga membawa gaya berpakaiannya kedalam teras sepak bola.

Ditandai dengan kebangkitan sub kultur Mod pada akhir 70-an, Casuals mulai tumbuh dan berubah setelah pendukung Liverpool, memperkenalkan merek-merek fashion Eropa yang mereka peroleh saat menemani klub kesayangan mereka melawan klub Perancis, Saint Etienne. Para pendukung Liverpool yang menemani klub kesayangan mereka menjalani laga melawan klub-klub Eropa, pulang ke Inggris dengan membawa pakaian-pakaian bermerek dari Italia dan Perancis, yang mereka jarah dari toko-toko.

Pada saat itu, para polisi masih fokus para pendukung yang bergaya Skinhead, dengan sepatu bot khasnya, Dr. Martens, dan tidak memperhatikan para penggemar yang menggunakan pakaian-pakaian mahal karya desainer-desainer ternama. Para pendukung Liverpool kemudian membawa lagi merek-merek pakaian yang tidak pernah dijumpai sebelumnya di Inggris. Dan para pendukung klub-klub lain pun mulai memburu merek-merek Eropa yang masih langka di Inggris. Adapun para pendukung Liverpool masih identik dengan Lacoste Shirt dan Adidas Training hingga saat ini.

Label pakaian yang terkait dengan Casuals pada tahun 1980 meliputi: Edinburgh Woollen Mill, Fruit of the Loom, Fila, Stone Island, Fiorucci, Pepe, Benetton, Sergio Tacchini, Ralph Lauren, Henri Lloyd, Lyle & Scott, Adidas, CP Company, Ben Sherman, Fred Perry, Lacoste, Kappa, Pringle, Burberry dan Slazenger. Trend berpakaian terus berubah dan subkultur Casuals mencapai puncaknya pada akhir 1980-an. Dengan lahirnya scene musik Acid House, Rave and Madchester. Dan kekerasan dalam sub kultur Casuals memudar hingga batas tertentu.

1990s and 2000s

Pada pertengahan 1990-an, sub kultur Casuals mengalami kebangkitan besar, tetapi penekanan pada gaya telah sedikit berubah. Banyak para penggemar sepak bola mengadopsi Casuals tampak sebagai semacam seragam, mengidentifikasi bahwa mereka berbeda dari pendukung klub biasa. Merek seperti Stone Island, Aquascutum, Burberry dan CP company terlihat di hampir setiap klub, serta merek-merek klasik favorit seperti Lacoste, Paul & Shark dan Pharabouth.

Pada akhir 1990-an, banyak pendukung sepak bola mulai bergerak menjauh dari merek-merek yang dianggap seragam Casuals, karena polisi mulai memerhatikan tindak tanduk Casuals. Selain itu beberapa desainer juga menarik produk-produk mereka setelah tau bahwa produk-produk mereka di pakai oleh Casuals.

Meskipun beberapa Casuals terus memakai pakaian Stone Island di tahun 2000-an, banyak dari mereka yang telah mencopot logo kompas Stone Island sehingga merek pakaian mereka menjadi tidak ketahuan. Namun, dengan dua tombol masih menempel, orang yang tahu masih bisa mengenali pakaian Casuals lainnya. Pada akhir 90-an itu beberapa pasukan polisi mencoba untuk menghubungkan logo kompas Stone Island dengan neo-Nazi versi dari salib Celtic.

Karena itu, label pakaian baru mulai memperoleh popularitas di antara Casuals. Seperti halnya produk-produk pakaian dari merek-merek ternama yang laku dipasaran, barang palsu yang murah juga mudah didapat. Prada, Façonnable, Hugo Boss, Fake London Genius, One True Saxon, Maharishi, Mandarina Duck, 6.876, dan Dupe telah mulai mendapatkan popularitas luas.

Casual fashion telah mengalami peningkatan popularitas di tahun 2000-an, setelah beberapa band-band Inggris seperti The Streets dan The Mitchell Brothers menggunakan pakaian kasual olahraga dalam video musik mereka. Budaya Casuals pun telah diangkat ke dalam media visual seperti film-film dan program televisi seperti ID, The Firm, Cass, The Real Football Factory dan Green Street Hooligans 1 & 2.

Pada tahun 2000-an, label pakaian yang terkait dengan pakaian Casuals termasuk: Stone Island, Adidas Originals, Lyle & Scott, Fred Perry, Armani, Three stroke, Lambretta, Pharabouth dan Lacoste. Namun menjelang akhir dekade 2000-an banyak Casuals yang menggunakan label-label independen seperti Albam, YMC, APC, Folk, Nudie Jeans, Edwin, Garbstore, Engineered Garments, Wood Wood dan Superga. Namun merek besar seperti Lacoste, Ralph Lauren dan CP Company masih popular di kalangan Casuals

MERK CASUALS

Yang paling populer di kalangan casuals tentu 'STONE ISLAN'





 



CP COMPANY











<--- CASUALS









Casuals itu identik dengan sepatu kece-kece dari ADIDAS ni





















 BURBERRY LONDON





gua akan ngeupdate casual berdasarkan era nya, mulai Era  70 an sampai Era Modern Sekarang


 


 <------- era awal casuals





 

<------ Era Modern


 <------- Era Modern

<------ Era 80
















Sumber  : http://adammaruf20.blogspot.com/2013/12/casuals.html